"Makalah ini dibuat setelah saya mengikuti jambore sanitasi 2014 =)"
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya, penyusunan
laporan Kegiatan ini dapat selesai dan berjalan dengan lancar.
Makalah ini dibuat
dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memberi informasi mengenai “ Jambore
Sanitasi 2014” dan kewajiban untuk mengerjakan tugas Bahasa Indonesia mengenai
“ Menyusun Laporan Kegiatan”.
Saya mengakui bahwa
makalah ini tidaklah sempurna. Oleh karena itu, dibutuhkan kritikan dan saran
yang membangun dari para pembaca. Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada salah
kata dalam penulisan dan penyusunan makalah ini.
Terakhir, saya mengucapkan
terima kasih kepada ibu Tin sebagai guru Bahasa Indonesia kelas IX A SMPK. St.
Ursula, karena telah memberikan sejumlah informasi dan waktu agar saya dapat
menyelesaikan laporan kegiatan ini. Semoga, makalah ini dapat memberikan
manfaat kepada para pembaca.
Penulis dan Penyusun
Laporan
Tammy Laysandra
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ............................................................................... 1
Daftar Isi ........................................................................................... 2
BAB I. PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang ......................................................... 4
1.2.
Definisi Kegiatan .................................................... 5
1.3.
Maksud Kegiatan .................................................... 5
1.4.
Tujuan Kegiatan ..................................................... 5
1.5.
Target atau Sasaran Kegiatan ............................. 5
1.6.
Pelaksana Kegiatan ............................................... 6
BAB II. PROSES PELAKSANAAN
2.1. Keterangan Lomba .................................................. 7
2.1.1. Nama Lomba .................................................. 7
2.1.2. Waktu dan Tempat........................................ 7
2.1.3.
Peserta dan Pendamping ........................... 7
2.2. Susunan Acara ....................................................... 7
2.3. Tata Tertib............................................................... 11
BAB III. PEMBAHASAN
3.1. Kerja Lapangan ..................................................... 12
3.1.1. Tujuan Kerja Lapangan .............................. 12
3.1.2. Lokasi .............................................................. 12
3.1.3. Waktu ............................................................. 13
3.1.4. Metode ........................................................... 13
3.1.5. Alat –Alat dan Perlengkapan ................... 13
3.1.6. Tahapan Praktek ......................................... 13
3.1.7. Pembahasan Kerja Lapangan ................... 13
3.2. Pengalaman ............................................................. 15
3.3.
Pemenang Lomba ................................................... 17
BAB IV. PENUTUP
4.1. Maskot Jambore Sanitasi ................................... 19
4.2. Pesan Kepada Para Pembaca ........................... 19
4.3. Album dan Foto
Kenangan ................................ 21
Daftar Pustaka ............................................................................ 25
BAB I.
PENDAHULUAN
1.1. Latar
Belakang
Lingkungan
tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan makhluk hidup. Lingkungan mempengaruhi
berbagai aktivitas dan kegiatan yang dilakukan. Lingkungan juga memengaruhi
suasana hati dan perasaan seseorang. Untuk menjaga dan peduli terhadap
lingkungan, kita harus mengetahui arti dari sanitasi lingkungan. Sanitasi
berasal dari kata sanitation yang
berarti penjaga kesehatan. adalah segala upaya dan tindakan yang dilakukan
untuk menciptakan ataupun meningkatkan kondisi lingkungan hidup yang layak dan
sehat, juga rapi, bersih, dan indah.
Dengan
sanitasi lingkungan, tingkat kesehatan suatu daerah menjadi lebih terjamin dan
suasana hidup menjadi nyaman. Sanitasi suatu lingkungan atau daerah telah baik
jika sudah memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan. Sanitasi lingkungan
juga dilakukan untuk mencegah diri sendiri maupun orang lain dari ancaman
penyakit. Setiap kaum dan golongan tanpa kecuali, berhak dan wajib dalam
menjaga lingkungan. Dalam diri setiap orang harus ada kepedulian dan rasa
tanggung jawab dalam menjaga lingkungan.
Upaya pencapaian target MDGs (62,41%
pada tahun 2015) bidang sanitasi terus dilakukan dengan meningkatkan penyediaan
prasarana dan sarana sanitasi di seluruh Indonesia. Namun pembangunan sanitasi
tidak hanya masalah infrastruktur, perlu dukungan dari seluruh stakeholder
melalui peningkatan kesadaran – edukasi dan kampanye perubahan perilaku untuk
peduli sanitasi.
Kampanye peduli
sanitasi diwujudkan dalam kegiatan Jambore Sanitasi Nasional yang telah
dilaksanakan setiap tahunnya dari sejak tahun 2008. Jambore Sanitasi Nasional
merupakan program Direktorat Jenderal Cipta Karya – Kementerian Pekerjaan Umum.
Acara Jambore Sanitasi Nasional diperuntukkan bagi siswa pelajar dari umur 7 –
15 tahun yang dinilai usia yang efektif sebagai duta atau agen perubahan untuk
meningkatkan kondisi sanitasi yang lebih baik di lingkungan sekolah dan rumah.
Harapannya, Peduli Sanitasi bisa menumbuhkan generasi penerus bangsa yang lebih
sehat, cerdas, sejahtera dan mampu bersaing di dunia internasional.
Gerakan peduli
sanitasi dimulai dengan pemilihan duta sanitasi di setiap provinsi di
Indonesia. Pemilihan duta sanitasi menjadi kebanggaan bagi anak-anak Indonesia
karena selain mendapat pengetahuan yang lebih luas tentang bidang sanitasi (air
limbah, sampah, drainase) juga dapat mengunjungi Istana Negara atau Istana
Wakil Presiden, berinteraksi dengan Ibu Negara untuk mendapatkan pesan-pesan
langsung mengenai sanitasi.
1.2. Definisi Kegiatan
Jambore
sanitasi adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal
Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum, untuk menyiapkan Duta atau penyuluh
sanitasi muda yang berperan aktif dalam pembangunan masyarakat peduli sanitasi
secara berkelanjutan.
1.3. Maksud
Kegiatan
Meningkatkan
kepedulian dan peran aktif masyarakat di bidang PLP khususnya melalui peran
Duta Sanitasi dan peserta Gema Indonesia Peduli Sanitasi (GIPS) 2014.
1.4. Tujuan
Kegiatan
- Mempersiapkan duta-duta sanitasi untuk menjadi agen perubahan dalam mendukung pembangunan sanitasi khusunya dalam hal perubahan perilaku masyarakat
- Mempersiapkan duta-duta sanitasi agar dapat menyampaikan pesan sanitasi kepada lingkungan di sekitarnya, yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat, sesuai dengan ilmu yang telah didapat selama kegiatan jambore
- Mensosialisasikan metode maupun teknologi sederhana di bidang sanitasi yang mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.
- Terbentuknya opini dan terciptanya pemahaman masyarakat yang lebih baik, khususnya pada perubahan perilaku sejak usia dini.
1.5. Target atau
Sasaran Kegiatan
- Tersampaikannya pesan sanitasi kepada masyarakat khususnya siswa SMP sebagai duta sanitasi dan peserta Gema Iindonesia Peduli Sanitasi dengan pengetahuan tentang sanitasi
- Masyarakat khususnya siswa SMP sebagai duta sanitasi agar terdorong untuk berperan serta dalam pembangunan sanitasi dan turut mengkampanyekan peningkatan sanitasi
- Masyarakat khususnya siswa SD agar terdorong untuk berperan serta dalam peningkatan sanitasi
1.6.
Pelaksana
Kegiatan
Direktorat
Jenderal Cipta Karya – Kementerian Pekerjaan Umum yang didukung oleh
Kementerian dan Lembaga Terkait, yaitu:
- Kementerian Kesehatan RI
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI
- Kementerian Lingkungan Hidup RI
- Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas
- SIKIB (solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu)
- Dharma Wanita dan Organisasi Wanita Lain
BAB II.
PROSES PELAKSANAAN
2.1. Keterangan Lomba
2.1.1.
Nama lomba atau Kegiatan
JAMBORE
SANITASI 2014
“Sanitasi mendukung air dan energi yang
berkelanjutan”
2.1.2.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Berlangsung di Hotel
Mercure Ancol,
Jalan Pantai Indah, Taman
Impian Jaya, Ancol
14430 – JAKARTA INDONESIA
Pada tanggal 15-24 Juni
2014
2.1.3. Peserta dan Pendamping
Peserta kegiatan ini adalah para Duta Sanitasi yang
telah terpilih untuk mewakili provinsinya masing-masing. Setiap provinsi
diwakili oleh 6 orang sehingga jumlah seluruh peserta adalah 198 orang. Setiap
provinsi memiliki 2 orang pendamping sehingga total seluruh pendamping adalah
66 orang.
2.2. Acara
Minggu, 15 Juni 2014
ü Registrasi dan Pembagian Kamar
ü Persiapan Acara Pembukaan
ü Ice Breaking, Tata Tertib, Aturan Keamanan
Senin, 16 Juni 2014
ü Gladi Bersih
ü Pembukaan ( Moderator : dr. Lula Kamal)
ü Menteri PU meninjau “Game Cika” – Duta Sanitasi,
Pendamping, dan Undangan meninjau mobil SIKIB
ü Talkshow, bertema : Membangun Generasi Muda Peduli
Sanitasi, dengan narasumber:
Ø Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
anak
Ø SIKIB
Ø Dirjen Cipta Karya – Kementrian PU
Ø Dirjen Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan
Lingkungan -Kementrian Kesehatan
Ø Deputi Bidang Sarana dan Prasarana – Bappenas
Moderator : dr. Lula Kamal
ü Pembekalan Teknik Presentasi dan TIPS Meningkatkan
Kemampuan Presentasi dan Kepercayaan Diri ( Narasumber : Fonda Rafael,
Moderator : Ir. Kati Andraini, MPIA)
ü Pembekalan Mengenali Potensi Diri (Narasumber :
Prof. Dr. H. Arief Rachman, M.Pd)
ü Pembekalan Membangkitkan Kreativitas Anak Untuk
Peduli terhadap Sanitasi, Air dan Energi ( Narasumber : Kak Seto Mulyadi)
ü Pentas Kesenian dari 11 Provinsi. ( Pengantar :
Direktorat Bina Program)
Selasa, 17 Juni 2014
ü Pembekalan Teknik Mengemas Pesan Sanitasi Yang
Komunikatif dan Kreatif (Narasumber : Speak Indonesia, Moderator : Ir. Djoko
Mursito, Dipl. SE)
ü Pembekalan Membatik di Kain Bekas (Narasumber :
Mbaatik Yuuk)
ü Pembekalan Simulasi Penghematan Air (Narasumber :
Direktur Pengembangan Air Minum, Moderator : Ir. Susmono)
ü Pembekalan Sanitasi Berwawasan Lingkungan Melalui
Toilet Bersih dan Hemat Air (Narasumber : Asosiasi Toilet Indonesia, Moderator
: Ir. Dodi Krispatmadi, M. Env. E)
ü Pembekalan Sharing Pengalaman Duta Sanitasi
(Narasumber : Duta Sanitasi Nasional 2013 – Bella Puspita dan Leon, Moderator :
Ir. Emah Sudjimah, MT)
ü Pentas Kesenian 11 Provinsi (Pengantar : Direktorat
Pengembangan Air Minum)
Rabu, 18 Juni 2014
ü 20 orang semifinalis membuat karya tulis dan poster
baru
ü Juara 2 dan 3 mengikuti lomba dari SIKIB, ATI, dan
Promkes
ü Pembekalan. Peningkatan motivasi penanganan sampah
3R melalui pengembangan asuransi dengan sampah (Narasumber : dr. Gamal
Albinsaid – Indonesia Medika, Moderator : Ir. Rudy Azrul Arifin, MSc.)
ü Pembekalan Pemberdayaan Kerja Lapangan dan
Kunjungan Lapangan (Narasumber : Toton – LSM BEST, Moderator : Dadang Suryana,
ST)
ü Pengenalan Pojok Duta Sanitasi dan Sosial Media
Kampanye Sanitasi (Narasumber : Sri Murni Edi K. S. Kom, MM, Moderator : Ir.
Prasetyo, M. Eng)
ü Penjurian tahap II ( 20 orang semifinalis
mempresentasikan karya barunya di hadapan dewan juri)
ü Pembekalan Penataan Kota Berwawasan Lingkungan
(Narasumber : M. Ridwan Kamil, ST, MUD, Moderator : Ir. M. Syukrul Amien, MM)
ü Penjurian Tahap III ( 5 orang finalis memaparkan
program kerja jika terpilih menjadi Duta Sanitasi Nasional di hadapan Dewan
Juri)
Kamis, 19 Juni 2014
ü Berangkat menuju TPA Sumur Batu Kota Bekasi
ü Kunjungan ke
Tempat Pemrosesan Akhir Sampah yang memanfaatkan biogas di TPA Sumur Batu Kota
Bekasi
ü Pembukaan dan Penjelasan Kerja Lapangan di
Kelurahan Sumur Batu Kota Bekasi
ü Kerja Lapangan
ü Presentasi Setiap Kelompok Kerja di Hadapan Dewan
Juri
ü Pengumuman Kelompok Kerja Terbaik dan Penutupan
ü Pementasan Kesenian dari 5 Provinsi ( Pengantar :
Direktorat PBL)
Jumad, 20 Juni 2014
ü Pembekalan Penanganan Sampah 3R oleh Ibu Dewi
(Praktisi 3R dari Bandung) Moderator : Dra Nyimas Nina Indriasari, MSc.
ü Praktek Pembuatan Produk Daur Ulang Sampah 3R Oleh
Ibu Dewi
ü Gladi Kotor GIPS di Lapangan D Senayan
ü Pementasan Kesenian dari 5 Provinsi ( Pengantar :
Direktorat Pengembangan Pemukiman)
Sabtu, 21 Juni 2014
ü Gladi Bersih di Lapangan D Senayan
ü Pengisi Acara Mempersiapkan Diri
ü Kedatangan VIP dan Undangan
ü Gema Indonesia Peduli Sanitasi (GIPS) di Senayan
Ø Persiapan Pembukaan
Ø VIP memasuki tempat acara
Ø Pembukaan ( MC : dr. Lula Kamal dan Amel)
Ø Sambutan Menteri Pekerjaan Umum
Ø Pembukaan oleh Menteri PU dan VIP ditandai oleh
pemukulan gentong secara bersama
Ø Pergelaran GIPS oleh Nugie
Ø Penganugerahan Rekor MURI “Peragaan Payur Daur
Ulang Terbanyak” oleh Jaya Suprana kepada Menteri PU
Ø Penutup
ü Konferensi Pers (Moderator : Direktur PPLP) di
Tenda Konferensi Pers, dihadiri oleh:
Ø Menteri PU
Ø Dirjen Cipta Karya
Ø Kemenkes
Ø Kemen LH
Ø SIKIB
Ø Nugie
Ø Duta Sanitasi 2014
ü Photo Boot
ü Kunjungan ke Monas
ü Acara Bebas
Minggu, 22 Juni 2014
ü Olahraga Pagi di sekitar Kawasan Ancol
ü Wisata di Dunia Fantasi Ancol
ü Persiapan Kunjungan ke Istana dan Kemendikbud
Senin, 23 Juni 2014
ü Kunjungan ke Istana Negara
Ø Gladi Bersih
Ø Silaturahmi dengan Ibu Negara
Ø Pembukaan oleh MC
Ø Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
Ø Laporan Menteri Pekerjaan Umum
Ø Prosesi Penobatan Duta Sanitasi Nasional 2014 dan
Pengumuman Pemenang Lomba Slogan Gerakan Indonesia BerSeRRI Wilayah Barat dan
Timur
Ø Pengarahan oleh Ibu Hj. Ani Yudhoyono Kepada
Pemenang Lomba
Ø Pembacaan Doa oleh Perwakilan Duta Sanitasi
Ø Persembahan Gerak dan Lagu “Sanitasi Untuk
Kehidupan yang Lebih Baik” oleh Duta Sanitasi 2014
Ø Ramah Tamah dan Foto Bersama
ü Kunjungan ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Ø Pembukaan oleh MC
Ø Laporan Direktur Pengembangan PLP DJCK
Ø Deklarasi Duta Sanitasi dan Penyampaian Pesan
kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Ø Penampilan Gerak dan Lagu “Ayo Kenali dan Pilah
Sampah” oleh Duta Sanitasi 2014
Ø Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Ø Tanya Jawab dengan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan
Ø Penyerahan Plakat dan Buku Kenangan Jambore
Sanitasi 2013 kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh Dirjen Cipta Karya
Ø Foto Bersama
Ø Penutupan
ü Penampilan Kesenian Duta Sanitasi (12 Provinsi)
ü Sambutan Wakil Menteri PU
ü Pemberian Hadiah kepada Pementasan Kesenian
Terbaik, Kelompok Kerja Terbaik, Kamar Terbersih, dan Duta Sanitasi Favorit
ü Pengumuman dan Pemberian Hadiah Lomba Ati dan
Promkes
ü Penyampaian Pesan Kesan diwakili oleh Duta Sanitasi
2014
ü Pengukuhan Duta Sanitasi Nasional dan Provinsi
ü Penampilan Artis ( Tasya Kamila)
ü Penutupan oleh MC
ü Bersalam-salaman diiringi lagu Kemesraan
Selasa, 24 Juni 2014
ü Peserta kembali ke Daerah Masing-Masing
2.3. Tata Tertib
Demi kelancaran
dan kesuksesan penyelenggaraan Jambore Sanitasi 2014 serta demi keselamatan
seluruh peserta dan pendamping, maka kepada seluruh peserta dan pendamping
diharapkan untuk mentaati tata tertib sebagai berikut.
1. Wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang
telah ditentukan
2. Dilarang meninggalkan area hotel atau lokasi acara
tanpa izin dari Kakak Pembina/Liaison Officer (LO)
3. Selama berlangsung kegiatan, diwajibkan untuk
menggunakan Tanda Peserta
4. Selama berlangsung kegiatan, diwajibkan menjaga
ketertiban, serta kebersihan dan kerapian ruangan
5. Selama kegiatan Talkshow/Pembekalan serta
kunjungan, dilarang menggunakan telepon genggam
6. Dilarang merokok
7. Membuang sampah secara terpilah
8. Wajib menggunakan pakaian yang sopan dan seragam
yang telah ditentukan
9. Wajib menjaga keamanan dan keselamatan dari
barang-barang milik peserta
10. Memelihara kekompakan dan kebersamaan kelompok
BAB III.
PEMBAHASAN
3.1. Kerja Lapangan
3.1.1.
Tujuan kerja lapangan :
Ø Memberikan wawasan dan meningkatkan kemampuan
berkomunikasi para Duta Sanitasi untuk secara persuasif menyampaikan dan
meneruskan pesan-pesan mengenai sanitasi kepada masyarakat.
Ø Memberikan pengalaman mengkampanyekan pesan-pesan
sanitasi kepada masyarakat melalui aksi peduli sanitasi.
Ø Pengembangan kepribadian untuk mendukung tugas para
duta sanitasi di daerah mereka masing-masing.
Ø Meningkatkan pengetahuan terkait pengelolaan
sanitasi.
3.1.2. Lokasi kerja
lapangan : Kelurahan Sumur Kota Batu
Kecamatan
Bantar Cebang
Kota
Bekasi
3.1.3. Waktu pelaksanaan : 19 Juni 2014
3.1.4. Metode : RPA (Rapid Participatory
Apprisal). Survey Cepat Per- masalahan yang ada secara partisipatif. Teknik RPA
:
ü Transect Walk (Observasi Lapangan)
ü Sosial Mapping (Pemetaan Sanitasi Lingkungan)
ü Pohon Masalah dan Pohon Tujuan
ü Diagram Venn (Analisa Organisasi)
3.1.5. Alat dan perlengkapan : Alat-alat
untuk menulis dan presentasi, yaitu sebagai berikut.
ü Kertas Plano
ü MetaPlan
ü Spidol Besar
ü Ballpoint
ü Solatip
ü Papan Flipchart
3.1.6. Tahapan Praktek :
Ø Peserta akan disebar ke 10 lokasi
Ø Setiap lokasi terdiri dari 2 kelompok
Ø 1 kelompok berisi 10 orang
Ø Dari 10 orang mempraktekkan 4 teknik, sebagai
berikut.
ü Transect Walk =
3 orang
ü Social Mapping =
3 orang
ü Pohon masalah/tujuan = 2 orang
ü Diagram venn =
2 orang
Ø Waktu 45 menit (pararel)
3.1.7. Pembahasan Kerja Lapangan :
Ø Transect Walk (Observasi lapangan) : Masalah WC di
SD
·
Bagaimana
menurut bapak/ibu guru atau adik-adik, apakah kondisi WC seperti ini kotor,
biasa saja atau bersih ?
·
Apa upaya
yang telah dilakukan dalam pengelolaan WC di sekolah agar tetap bersih ?
·
Apakah ada
jadwal untuk membersihkan WC? Kalau ada kenapa ada WC yang masih kotor ?
·
Atau apakah
ada petugas khusus untuk membersihkan WC dari sekolah ?
·
Apakah air
yang tersedia mencukupi untuk keperluan Wc setiap harinya ?
·
Apakah ada
tempat penampungan tinjanya ? Kalau ada pernah dikuras atau belum ?
·
Kemana
saluran pembuangan air dari penampungan tinja dibuang ?
·
Apakah WC
untuk murid laki-laki dan perempuan dipisahkan ?
·
Tahukah
bapak/ibu atau adik-adik jumlah tinja yang dihasilkan oleh setiap orang per
hari ?
·
Pernahkah
bapak/ibu dan adik-adik mendengar atau mengetahui cara pengolahan tinja menjadi
gas methan?
Ø Diagram Venn (Analisa Organisasi) :
Nama Organisasi yang ada di Masyarakat
|
Urutan Organisasi yang
paling berpengaruh / penting ( semakin penting organisasi maka ukuran
lingkaran semakin besar)
|
1.
RT
2.
PKK
3.
Pengrajin
4.
Karang Taruna
|
1. Pengrajin (lingkaran paling besar)
2. RT (Lingkaran Besar)
3. PKK ( Lingkaran kecil)
4. Karang Taruna (Linngkaran Paling Kecil)
|
ORBIT
:
Menunjukan organisasi yang paling dekat dan mampu
menangani masalah sanitasi. Paling mampu berarti paling dekat dengan tujuan
(warna merah).
3.2. Pengalaman
Kegiatan Jambore Sanitasi Nasional 2014 berlangsung dari Minggu, 15 juni
2014 sampai Selasa, 24 Juni 2012 di Hotel Mercure Ancol Jakarta. Kegiatan ini
sangat berkesan dan pengalaman yang tidak bisa dilupakan. Kegiatan jambore ini
diikuti oleh 198 duta sanitasi provinsi dari 33 provinsi yang setiap provinsi
mengirim 6 dutanya. Dari Propinsi Nusa Tenggara Timur diikuti oleh Tammy
Laysandra atau saya sendiri (SMPK.St.Ursula Ende), Putra Boling Grimu (SMPN 1 SoE), dan Andini
Kholfiyanti (SMPN 2 Kupang) dalam bidang
poster, serta Prisilia Theresia Dapa (SMPK St. Vianey SoE), Stefani Lie (SMPN 2
Kupang), dan Galih Shinta Kurniawati (SMPN 1 Kefamenanu) dalam bidang karya
tulis.
Selama kegiatan ini, kami banyak bertemu dengan teman baru dari seluruh
Nusantara dan juga tokoh-tokoh Nasional dan terkenal di Indonesia. Untuk
pemilihan duta sanitasi nasional 2014 sendiri diikuti oleh para duta sanitasi
provinsi juara 1 karya tulis dan poster yang melewati tiga tahap penjurian yang
ketiga tahap penjurian tersebut didominasi dengan kegiatan presentasi atau
penyuluhan. Penjuriannya dilakukan oleh orang-orang yang berpengalaman dan
hebat.
Untuk tahap penjurian kedua dan ketiga dilakukan secara terbuka sehingga
semua peserta bisa melihatnya. Pada kegiatan inilah kami bisa menilai seperti
apa duta dan cara presentasinya yang diinginkan oleh para dewan juri. Pada
tahap terakhir akan mendapat 5 duta sanitasi nasional 2014. Bukan hanya duta
sanitasi provinsi juara 1 karya tulis dan poster saja yang memiliki kesempatan
untuk mengikuti kegiatan lomba, para duta sanitasi provinsi juara 2 dan 3 karya
tulis dan poster juga memiliki kesempatan mengikuti lomba Cuma penyelenggaranya
saja yang berbeda.
Kami mengikuti kegiatan membuat slogan dengan tema “Indonesia Berserri” yang
diselenggarakan oleh Ibu-ibu SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia
Bersatu) yang pemenangnya adalah 5 pemenang wilayah barat dan 5 pemenang
wilayah timur. Selain kegiatan perlombaan, ada juga berbagai macam kegiatan
lainnya. Diantaranya adalah workshop, malam kesenian, silaturahmi, kunjungan
lapangan dan juga Gema Indonesia Peduli Sanitasi.
Selama kegiatan, ada materi workshop dari banyak narasumber. Workshop pada
hari Senin, 16 Juni 2014 mengenai teknik presentasi dan tips mengembangkan
kemampuan presentasi dan kepercayaan diri oleh Kak Fonda Rafael, pembekalan
mengenai potensi diri oleh Pak Arief Rahman dan pembekalan membangkitkan
kreativitas anak untuk peduli terhadap sanitasi oleh Kak Seto. Workshop pada
hari Selasa, 17 Juni 2014 mengenai pembekalan teknik mengemas pesan dari “Speak
Indonesia”, pembekalan membatik di kain bekas oleh Mbaatik Yuuk, simulasi
penghematan air oleh Direktur Pengembangan Air Minum, toilet bersih dan hemat
air oleh ATI, serta sharing pengalaman duta sanitasi 2013 oleh Kak bella
Puspita dan Kak Leon. Workshop pada hari Rabu, 18 Juni 2014 mengenai penanganan
sampah 3R oleh Dr. Gamal Albinsaid, pemberdayaan kerja dan kunjungan lapangan
oleh Toton, pojok duta sanitasi dan social media oleh Sri Murni Edi K. S. Kom,
MM, serta penataan kota berwawasan lingkungan oleh M. Ridwan Kamil. Dan
workshop terakhir, mengenai penanganan sampah 3R oleh Ibu Dewi.
“Apa yang terpikir dibenak kalian mengenai workshop? Membosankan,
Mengantuk, Basi, Garing? Eits! Yang ini beda!”. Workshop-workshop yang kami
lakukan selama itu sangat luar biasa dan berbeda karena mereka semua dapat
menarik perhatian kami sehingga kami tetap bersemangat dan sangat menikmati apa
yang mereka bicarakan hingga waktu terasa begitu singkat. Memang, ini semua
karena mereka adalah narasumber yang luar biasa. Mereka semua telah memberikan
kesan indah dan tidak bisa terlupakan kepada kami.
Setelah kegiatan makan malam juga terdapat malam kesenian yang dilakukan
selama tiga hari. Setiap harinya ada provinsi-provinsi yang menampilkan
kesenian daerahnya masing-masing. Ada yang menampilkan drama, menari, menyanyi
dan ada juga yang lainnya. Malam kesenian ini juga sangat berkesan, dengan
kegiatan ini, kami semua dapat menyaksikan kesenian dari seluruh nusantara dalam
waktu beberapa hari saja. Walaupun diwaktu yang singkat, kami semua senang dan
terpukau ketika melihat semua kesenian yang Indah, bagus dan menarik.
Hari Sabtu, 21 Juni 2014 merupakan kegiatan Gema Indonesia Peduli
Sanitasi. Sehari sebelumnya juga kami telah melakukan gladi resik bersama anak SD lainnya. Kegiatan “Gema Indonesia
Peduli Sanitasi” berlangsung cukup melelahkan sekali dengan cuaca yang cukup
panas namun kami semua cukup menikmatinya, kami semua bernyanyi dan menari
dengan gembira. Pada acara ini juga dibuka oleh para menteri dan juga terdapat
pameran.
Sehari sebelum kunjungan ke Istana
Negara dan Kemendikbud, kami kami juga mendapatkan
untuk bermain bersama di arena DUFAN dengan gratis, hitung-hitung buat
refreshing kami juga. Setelah
semua rangkaian workshop, malam kesenian, dan perlombaan telah usai akhirnya
tiba saatnya acara puncak yaitu penobatan 5 duta sanitasi nasional 2014 beserta
10 pemenang Lomba SIKIB oleh Ibu Ani Yudhoyono. Kegiatan ini merupakan juga
silaturahmi kepada Ibu Negara yang dilakukan di IstanaNegara. Setelah acara
penobatan, kami semua melakukan sesi foto bersama dan di jamu dengan berbagai
macam makanan.
Setelah kami telah kembali ke hotel, kami berfoto bersama untuk
pembuatan buku kenang-kenangan. Foto saat waktu bebas untuk kami semua
melakukan kegiatan yang pastinya harus selalu bersama pendamping. Saya dan
kontingen provinsi NTT lainnya melewati hari ini dengan tertawa gembira.
Malamnya merupakan kegiatan penutupan dan juga pengukuhan terhadap semua Duta
Sanitasi Provinsi 2014 dari seluruh nusantara. Mengikut Jambore Sanitasi
Nasional 2014 merupakan pengalaman yang sangat berkesan da tidak bisa
dilupakan. Banyak sekali kenangan indah dan manis dibaliknya yang akan selalu
tersimpan. Hingga walaupun kini kami semua sudah berpisah ke daerah
masing-masing, kami masih melakukan komunikasi melalui jejaring sosial dengan
sangat baik. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung
hingga dapat mengikuti kegiatan ini, seperti kedua orang tua, teman dan juga
guru-guru beserta sekolah.
3.3. Pemenang Lomba
Ibu Negara Ani Yudhoyono didampingi Herawati Boediono dan Menteri
Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto serta ketua Sikib Ratna Djoko Suyanto menobatkan
Duta Sanitasi Nasional di Istana Negara pada tanggal 23 Juni 2014.
Berikut 5 orang duta sanitasi nasionla 2014 yang telah dinobatkan dan
mendapat berbagai penghargaan.
I.
Sabrina
Salwa Sabila, Siswi SMPN 1 Sampit, Kalimantan Tengah
II.
Putu Dea
Indah Kartini, SMPN 1 Denpasar, Bali
III.
Siti Nur
Rahmawati, Banten
IV.
Joel Dolovart
Pesiwarissa, Maluku
V.
Belinda
Phelia, Kalimantan Barat
Sedangkan, pemenang Lomba Slogan Indonesia Berserri yang di umumkan oleh
ketua SIKIB Ratna Djoko Suyanto, bersamaan dengan duta sanitasi nasional 2014
di Istana Negara, terbagi menjadi 2 bagian, yaitu wilayah Barat dan wilayah
Timur.
Wilayah Barat :
I. Muhammad Hambali dari Sumatera Utara
II. Yuli
Kemalasari dari DIY
III. Pocut Nurulia Zuliza
dari Aceh
IV. Afif Nauval Luthfi dari
Riau
V. Mardiana Sari dari Aceh.
Wilayah Timur :
I. Putu Karin
Prataya Larasati dari Bali
II. Azzahra Aisyiah F., dari Kalimantan Timur
III.
Nayen Gita Ayodya Ayunda dari NTB
IV.
Syahrul Ramadhan dari Sulawesi Tengah
V. Chairunnisa dari Papua
BAB IV.
PENUTUP
SI GERUS BERTOGA
Penjelasan :
·
SI GERUS = SI (Orang)
GE
(Gerakan)
RUS (Urus
Sanitasi)
·
Toga dan
pensil serta tas sekolah menggambarkan aktivitas anak sekolah.
·
Warna
kuning, oranye, biru, dan hijau adalah warna-warna yang digunakan pada symbol
pemukiman layak huni.
4.2. Pesan Kepada
Pembaca
“Melalui
makalah ini saya berharap agar para pembaca lebih menyadari arti penting dari
sanitasi lingkungan. Saya menaruh harapan yang tinggi kepada para pembaca untuk
menjadi “pelaku” dalam mensosialisasikan sanitasi. “
Berikut
kata-kata mutiara dari sumber yang saya
temukan kepada para pembaca:
Forumhijau.com - Kata-kata bijak ini dibuat untuk menjadikan bumi terpelihara
ekosistemnya, menuju bumi yang lebih baik, mengurangi pemanasan global yang
semakin meningkat, dan menjadikan motivasi untuk selalu menyayangi bumi beserta
isinya.
1. Aku
tercipta untukmu wahai manusia, rawat dan jagalah agar kamu tetap hidup
2. Tugasku
hanya bertasbih kepada Tuhan dan kehidupanku hanya untukmu wahai manusia
3. Jika kau
merawat aku hari ini artinya kau menyiapkan kehidupanmu 20 tahun ke depan
4. Selembar
daunku berarti secercah kehidupanmu
5. Kau dan
aku tak bisa dipisahkan karena kita saling membutuhkan
6. Jika aku
tidak disiram aku akan layu dan mati, itu berarti awal deritamu
7. Jika aku
tidak disiram aku masih dapat berharap dari hujan, tapi jika aku mati kau tak
dapat berharap dari siapapun.
8. Kau hidup
perlu oksigen dan akulah produsennya
9. Kau
mengeluarkan racun akulah yang membersihkannya
10. Jika
dahanku kau petik pasti patah tapi kau telah kehilangan sebagian hidupmu
11. Aku
hidup berbunga berbuah bukan untukku tapi untukmu
12. Setetes
air mungkin tak berarti bagimu tapi sangat bermakna bagiku
13. Kita
tidak mewarisi bumi dari nenek moyang , tapi kita meminjamnya dari anak cucu
14.
Cintailah apa yang kau miliki dan milikilah apa yang kau cintai
15. Jika
anda tak disibukkan dengan ha-hal besar pasti anda akan disibukkan dengan
hal-hal kecil.
16. Pohon
yang berebut sinar matahari di hutan pasti lebih kuat dari pada pohon pakis
yang berlindung di balik pohon lain
17. Pohon
selalu mendoakan keselamatan bagi manusia yang tangannya ringan untuk
merawatnya
4.3. Album Dan Foto Kenangan
BAB V.
DAFTAR PUSTAKA
buku program jamboree sanitasi 2014












Tidak ada komentar:
Posting Komentar