Sabtu, 17 Oktober 2015

Jambore Sanitasi 2014


"Makalah ini dibuat setelah saya mengikuti jambore sanitasi 2014 =)"

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya, penyusunan laporan Kegiatan ini dapat selesai dan berjalan dengan lancar.
Makalah ini dibuat dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memberi informasi mengenai “ Jambore Sanitasi 2014” dan kewajiban untuk mengerjakan tugas Bahasa Indonesia mengenai “ Menyusun Laporan Kegiatan”.
Saya mengakui bahwa makalah ini tidaklah sempurna. Oleh karena itu, dibutuhkan kritikan dan saran yang membangun dari para pembaca. Mohon maaf sebesar-besarnya jika ada salah kata dalam penulisan dan penyusunan makalah ini.
Terakhir, saya mengucapkan terima kasih kepada ibu Tin sebagai guru Bahasa Indonesia kelas IX A SMPK. St. Ursula, karena telah memberikan sejumlah informasi dan waktu agar saya dapat menyelesaikan laporan kegiatan ini. Semoga, makalah ini dapat memberikan manfaat kepada para pembaca.


Penulis dan Penyusun Laporan


Tammy Laysandra


DAFTAR ISI

Kata Pengantar ............................................................................... 1
Daftar Isi ........................................................................................... 2
BAB I. PENDAHULUAN
1.1.     Latar Belakang ......................................................... 4
1.2.     Definisi Kegiatan .................................................... 5
1.3.     Maksud Kegiatan .................................................... 5
1.4.     Tujuan Kegiatan ..................................................... 5
1.5.     Target atau Sasaran Kegiatan ............................. 5
1.6.     Pelaksana Kegiatan ............................................... 6
BAB II. PROSES PELAKSANAAN
             2.1.   Keterangan Lomba .................................................. 7
                     2.1.1.  Nama Lomba .................................................. 7
                     2.1.2.  Waktu dan Tempat........................................ 7
        2.1.3.  Peserta dan Pendamping ........................... 7
2.2.   Susunan Acara ....................................................... 7
2.3.   Tata Tertib............................................................... 11
BAB III. PEMBAHASAN
3.1.   Kerja Lapangan ..................................................... 12
        3.1.1. Tujuan Kerja Lapangan .............................. 12
        3.1.2. Lokasi .............................................................. 12
        3.1.3. Waktu ............................................................. 13
        3.1.4. Metode ........................................................... 13
        3.1.5. Alat –Alat dan Perlengkapan ................... 13
        3.1.6. Tahapan Praktek ......................................... 13
        3.1.7. Pembahasan Kerja Lapangan ................... 13
             3.2.  Pengalaman ............................................................. 15     
             3.3.   Pemenang Lomba ................................................... 17
BAB IV. PENUTUP
4.1.  Maskot Jambore Sanitasi ................................... 19
4.2.  Pesan Kepada Para Pembaca ........................... 19
4.3. Album dan Foto Kenangan ................................ 21
Daftar Pustaka ............................................................................ 25




BAB I.
PENDAHULUAN

1.1.   Latar Belakang
         Lingkungan tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan makhluk hidup. Lingkungan mempengaruhi berbagai aktivitas dan kegiatan yang dilakukan. Lingkungan juga memengaruhi suasana hati dan perasaan seseorang. Untuk menjaga dan peduli terhadap lingkungan, kita harus mengetahui arti dari sanitasi lingkungan. Sanitasi berasal dari kata sanitation yang berarti penjaga kesehatan. adalah segala upaya dan tindakan yang dilakukan untuk menciptakan ataupun meningkatkan kondisi lingkungan hidup yang layak dan sehat, juga rapi, bersih, dan indah.
            Dengan sanitasi lingkungan, tingkat kesehatan suatu daerah menjadi lebih terjamin dan suasana hidup menjadi nyaman. Sanitasi suatu lingkungan atau daerah telah baik jika sudah memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan. Sanitasi lingkungan juga dilakukan untuk mencegah diri sendiri maupun orang lain dari ancaman penyakit. Setiap kaum dan golongan tanpa kecuali, berhak dan wajib dalam menjaga lingkungan. Dalam diri setiap orang harus ada kepedulian dan rasa tanggung jawab dalam menjaga lingkungan.
            Upaya pencapaian target MDGs (62,41% pada tahun 2015) bidang sanitasi terus dilakukan dengan meningkatkan penyediaan prasarana dan sarana sanitasi di seluruh Indonesia. Namun pembangunan sanitasi tidak hanya masalah infrastruktur, perlu dukungan dari seluruh stakeholder melalui peningkatan kesadaran – edukasi dan kampanye perubahan perilaku untuk peduli sanitasi.
Kampanye peduli sanitasi diwujudkan dalam kegiatan Jambore Sanitasi Nasional yang telah dilaksanakan setiap tahunnya dari sejak tahun 2008. Jambore Sanitasi Nasional merupakan program Direktorat Jenderal Cipta Karya – Kementerian Pekerjaan Umum. Acara Jambore Sanitasi Nasional diperuntukkan bagi siswa pelajar dari umur 7 – 15 tahun yang dinilai usia yang efektif sebagai duta atau agen perubahan untuk meningkatkan kondisi sanitasi yang lebih baik di lingkungan sekolah dan rumah. Harapannya, Peduli Sanitasi bisa menumbuhkan generasi penerus bangsa yang lebih sehat, cerdas, sejahtera dan mampu bersaing di dunia internasional.

Gerakan peduli sanitasi dimulai dengan pemilihan duta sanitasi di setiap provinsi di Indonesia. Pemilihan duta sanitasi menjadi kebanggaan bagi anak-anak Indonesia karena selain mendapat pengetahuan yang lebih luas tentang bidang sanitasi (air limbah, sampah, drainase) juga dapat mengunjungi Istana Negara atau Istana Wakil Presiden, berinteraksi dengan Ibu Negara untuk mendapatkan pesan-pesan langsung mengenai sanitasi.

1.2.   Definisi Kegiatan
Jambore sanitasi adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum, untuk menyiapkan Duta atau penyuluh sanitasi muda yang berperan aktif dalam pembangunan masyarakat peduli sanitasi secara berkelanjutan.
1.3.   Maksud Kegiatan
Meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat di bidang PLP khususnya melalui peran Duta Sanitasi dan peserta Gema Indonesia Peduli Sanitasi (GIPS) 2014.
1.4.   Tujuan Kegiatan
  • Mempersiapkan duta-duta sanitasi untuk menjadi agen perubahan dalam mendukung pembangunan sanitasi khusunya dalam hal perubahan perilaku masyarakat
  • Mempersiapkan duta-duta sanitasi agar dapat menyampaikan pesan sanitasi kepada lingkungan di sekitarnya, yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat, sesuai dengan ilmu yang telah didapat selama kegiatan jambore
  • Mensosialisasikan metode maupun teknologi sederhana di bidang sanitasi yang mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.
  • Terbentuknya opini dan terciptanya pemahaman masyarakat yang lebih baik, khususnya pada perubahan perilaku sejak usia dini.

1.5.   Target atau Sasaran Kegiatan
  • Tersampaikannya pesan sanitasi kepada masyarakat khususnya siswa SMP sebagai duta sanitasi dan peserta Gema Iindonesia Peduli Sanitasi dengan pengetahuan tentang sanitasi
  • Masyarakat khususnya siswa SMP sebagai duta sanitasi agar terdorong untuk berperan serta dalam pembangunan sanitasi dan turut mengkampanyekan peningkatan sanitasi
  • Masyarakat khususnya siswa SD agar terdorong untuk berperan serta dalam peningkatan sanitasi

1.6.   Pelaksana Kegiatan
Direktorat Jenderal Cipta Karya – Kementerian Pekerjaan Umum yang didukung oleh Kementerian dan Lembaga Terkait, yaitu:
  • Kementerian Kesehatan RI
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
  • Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI
  • Kementerian Lingkungan Hidup RI
  • Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas
  • SIKIB (solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu)
  • Dharma Wanita dan Organisasi Wanita Lain





BAB II.
PROSES PELAKSANAAN

2.1. Keterangan Lomba
2.1.1. Nama lomba atau Kegiatan
                     JAMBORE SANITASI 2014
 “Sanitasi mendukung air dan energi yang berkelanjutan”

2.1.2. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
                     Berlangsung di Hotel Mercure Ancol,
                     Jalan Pantai Indah, Taman Impian Jaya, Ancol
                     14430 – JAKARTA INDONESIA
                     Pada tanggal 15-24 Juni 2014
2.1.3. Peserta dan Pendamping
Peserta kegiatan ini adalah para Duta Sanitasi yang telah terpilih untuk mewakili provinsinya masing-masing. Setiap provinsi diwakili oleh 6 orang sehingga jumlah seluruh peserta adalah 198 orang. Setiap provinsi memiliki 2 orang pendamping sehingga total seluruh pendamping adalah 66 orang.

2.2. Acara
Minggu, 15 Juni 2014
ü  Registrasi dan Pembagian Kamar
ü  Persiapan Acara Pembukaan
ü  Ice Breaking, Tata Tertib, Aturan Keamanan
Senin, 16 Juni 2014
ü  Gladi Bersih
ü  Pembukaan ( Moderator : dr. Lula Kamal)
ü  Menteri PU meninjau “Game Cika” – Duta Sanitasi, Pendamping, dan Undangan meninjau mobil SIKIB
ü  Talkshow, bertema : Membangun Generasi Muda Peduli Sanitasi, dengan narasumber:
Ø  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak
Ø  SIKIB
Ø  Dirjen Cipta Karya – Kementrian PU
Ø  Dirjen Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan -Kementrian Kesehatan
Ø  Deputi Bidang Sarana dan Prasarana – Bappenas
Moderator : dr. Lula Kamal
ü  Pembekalan Teknik Presentasi dan TIPS Meningkatkan Kemampuan Presentasi dan Kepercayaan Diri ( Narasumber : Fonda Rafael, Moderator : Ir. Kati Andraini, MPIA)
ü  Pembekalan Mengenali Potensi Diri (Narasumber : Prof. Dr. H. Arief Rachman, M.Pd)
ü  Pembekalan Membangkitkan Kreativitas Anak Untuk Peduli terhadap Sanitasi, Air dan Energi ( Narasumber : Kak Seto Mulyadi)
ü  Pentas Kesenian dari 11 Provinsi. ( Pengantar : Direktorat Bina Program)
Selasa, 17 Juni 2014
ü  Pembekalan Teknik Mengemas Pesan Sanitasi Yang Komunikatif dan Kreatif (Narasumber : Speak Indonesia, Moderator : Ir. Djoko Mursito, Dipl. SE)
ü  Pembekalan Membatik di Kain Bekas (Narasumber : Mbaatik Yuuk)
ü  Pembekalan Simulasi Penghematan Air (Narasumber : Direktur Pengembangan Air Minum, Moderator : Ir. Susmono)
ü  Pembekalan Sanitasi Berwawasan Lingkungan Melalui Toilet Bersih dan Hemat Air (Narasumber : Asosiasi Toilet Indonesia, Moderator : Ir. Dodi Krispatmadi, M. Env. E)
ü  Pembekalan Sharing Pengalaman Duta Sanitasi (Narasumber : Duta Sanitasi Nasional 2013 – Bella Puspita dan Leon, Moderator : Ir. Emah Sudjimah, MT)
ü  Pentas Kesenian 11 Provinsi (Pengantar : Direktorat Pengembangan Air Minum)
Rabu, 18 Juni 2014
ü  20 orang semifinalis membuat karya tulis dan poster baru
ü  Juara 2 dan 3 mengikuti lomba dari SIKIB, ATI, dan Promkes
ü  Pembekalan. Peningkatan motivasi penanganan sampah 3R melalui pengembangan asuransi dengan sampah (Narasumber : dr. Gamal Albinsaid – Indonesia Medika, Moderator : Ir. Rudy Azrul Arifin, MSc.)
ü  Pembekalan Pemberdayaan Kerja Lapangan dan Kunjungan Lapangan (Narasumber : Toton – LSM BEST, Moderator : Dadang Suryana, ST)
ü  Pengenalan Pojok Duta Sanitasi dan Sosial Media Kampanye Sanitasi (Narasumber : Sri Murni Edi K. S. Kom, MM, Moderator : Ir. Prasetyo, M. Eng)
ü  Penjurian tahap II ( 20 orang semifinalis mempresentasikan karya barunya di hadapan dewan juri)
ü  Pembekalan Penataan Kota Berwawasan Lingkungan (Narasumber : M. Ridwan Kamil, ST, MUD, Moderator : Ir. M. Syukrul Amien, MM)
ü  Penjurian Tahap III ( 5 orang finalis memaparkan program kerja jika terpilih menjadi Duta Sanitasi Nasional di hadapan Dewan Juri)

Kamis, 19 Juni 2014
ü  Berangkat menuju TPA Sumur Batu Kota Bekasi
ü  Kunjungan  ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah yang memanfaatkan biogas di TPA Sumur Batu Kota Bekasi
ü  Pembukaan dan Penjelasan Kerja Lapangan di Kelurahan Sumur Batu Kota Bekasi
ü  Kerja Lapangan
ü  Presentasi Setiap Kelompok Kerja di Hadapan Dewan Juri
ü  Pengumuman Kelompok Kerja Terbaik dan Penutupan
ü  Pementasan Kesenian dari 5 Provinsi ( Pengantar : Direktorat PBL)
Jumad, 20 Juni 2014
ü  Pembekalan Penanganan Sampah 3R oleh Ibu Dewi (Praktisi 3R dari Bandung) Moderator : Dra Nyimas Nina Indriasari, MSc.
ü  Praktek Pembuatan Produk Daur Ulang Sampah 3R Oleh Ibu Dewi
ü  Gladi Kotor GIPS di Lapangan D Senayan
ü  Pementasan Kesenian dari 5 Provinsi ( Pengantar : Direktorat Pengembangan Pemukiman)
Sabtu, 21 Juni 2014
ü  Gladi Bersih di Lapangan D Senayan
ü  Pengisi Acara Mempersiapkan Diri
ü  Kedatangan VIP dan Undangan
ü  Gema Indonesia Peduli Sanitasi (GIPS) di Senayan
Ø  Persiapan Pembukaan
Ø  VIP memasuki tempat acara
Ø  Pembukaan ( MC : dr. Lula Kamal dan Amel)
Ø  Sambutan Menteri Pekerjaan Umum
Ø  Pembukaan oleh Menteri PU dan VIP ditandai oleh pemukulan gentong secara bersama
Ø  Pergelaran GIPS oleh Nugie
Ø  Penganugerahan Rekor MURI “Peragaan Payur Daur Ulang Terbanyak” oleh Jaya Suprana kepada Menteri PU
Ø  Penutup
ü  Konferensi Pers (Moderator : Direktur PPLP) di Tenda Konferensi Pers, dihadiri oleh:
Ø  Menteri PU
Ø  Dirjen Cipta Karya
Ø  Kemenkes
Ø  Kemen LH
Ø  SIKIB
Ø  Nugie
Ø  Duta Sanitasi 2014
ü  Photo Boot
ü  Kunjungan ke Monas
ü  Acara Bebas
Minggu, 22 Juni 2014
ü  Olahraga Pagi di sekitar Kawasan Ancol
ü  Wisata di Dunia Fantasi Ancol
ü  Persiapan Kunjungan ke Istana dan Kemendikbud
Senin, 23 Juni 2014
ü  Kunjungan ke Istana Negara
Ø  Gladi Bersih
Ø  Silaturahmi dengan Ibu Negara
Ø  Pembukaan oleh MC
Ø  Menyanyikan Lagu Indonesia Raya
Ø  Laporan Menteri Pekerjaan Umum
Ø  Prosesi Penobatan Duta Sanitasi Nasional 2014 dan Pengumuman Pemenang Lomba Slogan Gerakan Indonesia BerSeRRI Wilayah Barat dan Timur
Ø  Pengarahan oleh Ibu Hj. Ani Yudhoyono Kepada Pemenang Lomba
Ø  Pembacaan Doa oleh Perwakilan Duta Sanitasi
Ø  Persembahan Gerak dan Lagu “Sanitasi Untuk Kehidupan yang Lebih Baik” oleh Duta Sanitasi 2014
Ø  Ramah Tamah dan Foto Bersama
ü  Kunjungan ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
Ø  Pembukaan oleh MC
Ø  Laporan Direktur Pengembangan PLP DJCK
Ø  Deklarasi Duta Sanitasi dan Penyampaian Pesan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Ø  Penampilan Gerak dan Lagu “Ayo Kenali dan Pilah Sampah” oleh Duta Sanitasi 2014
Ø  Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Ø  Tanya Jawab dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Ø  Penyerahan Plakat dan Buku Kenangan Jambore Sanitasi 2013 kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan oleh Dirjen Cipta Karya
Ø  Foto Bersama
Ø  Penutupan
ü  Penampilan Kesenian Duta Sanitasi (12 Provinsi)
ü  Sambutan Wakil Menteri PU
ü  Pemberian Hadiah kepada Pementasan Kesenian Terbaik, Kelompok Kerja Terbaik, Kamar Terbersih, dan Duta Sanitasi Favorit
ü  Pengumuman dan Pemberian Hadiah Lomba Ati dan Promkes
ü  Penyampaian Pesan Kesan diwakili oleh Duta Sanitasi 2014
ü  Pengukuhan Duta Sanitasi Nasional dan Provinsi
ü  Penampilan Artis ( Tasya Kamila)
ü  Penutupan oleh MC
ü  Bersalam-salaman diiringi lagu Kemesraan
Selasa, 24 Juni 2014
ü Peserta kembali ke Daerah Masing-Masing

2.3. Tata Tertib
Demi kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan Jambore Sanitasi 2014 serta demi keselamatan seluruh peserta dan pendamping, maka kepada seluruh peserta dan pendamping diharapkan untuk mentaati tata tertib sebagai berikut.
1.      Wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah ditentukan
2.      Dilarang meninggalkan area hotel atau lokasi acara tanpa izin dari Kakak Pembina/Liaison Officer (LO)
3.      Selama berlangsung kegiatan, diwajibkan untuk menggunakan Tanda Peserta
4.      Selama berlangsung kegiatan, diwajibkan menjaga ketertiban, serta kebersihan dan kerapian ruangan
5.      Selama kegiatan Talkshow/Pembekalan serta kunjungan, dilarang menggunakan telepon genggam
6.      Dilarang merokok
7.      Membuang sampah secara terpilah
8.      Wajib menggunakan pakaian yang sopan dan seragam yang telah ditentukan
9.      Wajib menjaga keamanan dan keselamatan dari barang-barang milik peserta
10. Memelihara kekompakan dan kebersamaan kelompok




BAB III.
PEMBAHASAN

3.1. Kerja Lapangan
         3.1.1. Tujuan kerja lapangan   :
Ø  Memberikan wawasan dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi para Duta Sanitasi untuk secara persuasif menyampaikan dan meneruskan pesan-pesan mengenai sanitasi kepada masyarakat.
Ø  Memberikan pengalaman mengkampanyekan pesan-pesan sanitasi kepada masyarakat melalui aksi peduli sanitasi.
Ø  Pengembangan kepribadian untuk mendukung tugas para duta sanitasi di daerah mereka masing-masing.
Ø  Meningkatkan pengetahuan terkait pengelolaan sanitasi.

3.1.2. Lokasi        kerja lapangan      : Kelurahan Sumur Kota Batu
                                                                         Kecamatan Bantar Cebang
                                                                         Kota Bekasi


3.1.3. Waktu pelaksanaan                  : 19 Juni 2014

3.1.4. Metode                       : RPA (Rapid Participatory Apprisal). Survey Cepat Per- masalahan yang ada secara partisipatif. Teknik RPA :
ü  Transect Walk (Observasi Lapangan)
ü  Sosial Mapping (Pemetaan Sanitasi Lingkungan)
ü  Pohon Masalah dan Pohon Tujuan
ü  Diagram Venn (Analisa Organisasi)

3.1.5. Alat  dan perlengkapan : Alat-alat untuk menulis dan presentasi, yaitu sebagai berikut.
ü  Kertas Plano
ü  MetaPlan
ü  Spidol Besar
ü  Ballpoint
ü  Solatip
ü  Papan Flipchart
3.1.6. Tahapan Praktek              :
Ø  Peserta akan disebar ke 10 lokasi
Ø  Setiap lokasi terdiri dari 2 kelompok
Ø  1 kelompok berisi 10 orang
Ø  Dari 10 orang mempraktekkan 4 teknik, sebagai berikut.
ü  Transect Walk           = 3 orang
ü  Social Mapping         = 3 orang
ü  Pohon masalah/tujuan      = 2 orang
ü  Diagram venn           = 2 orang
Ø  Waktu 45 menit (pararel)
3.1.7. Pembahasan Kerja Lapangan  :
Ø  Transect Walk (Observasi lapangan) : Masalah WC di SD
·         Bagaimana menurut bapak/ibu guru atau adik-adik, apakah kondisi WC seperti ini kotor, biasa saja atau bersih ?
·         Apa upaya yang telah dilakukan dalam pengelolaan WC di sekolah agar tetap bersih ?
·         Apakah ada jadwal untuk membersihkan WC? Kalau ada kenapa ada WC yang masih kotor ?
·         Atau apakah ada petugas khusus untuk membersihkan WC dari sekolah ?
·         Apakah air yang tersedia mencukupi untuk keperluan Wc setiap harinya ?
·         Apakah ada tempat penampungan tinjanya ? Kalau ada pernah dikuras atau belum ?
·         Kemana saluran pembuangan air dari penampungan tinja dibuang ?
·         Apakah WC untuk murid laki-laki dan perempuan dipisahkan ?
·         Tahukah bapak/ibu atau adik-adik jumlah tinja yang dihasilkan oleh setiap orang per hari ?
·         Pernahkah bapak/ibu dan adik-adik mendengar atau mengetahui cara pengolahan tinja menjadi gas methan?

Ø  Pohon Masalah   : Sampah Berserakan di Sekolah

 
Ø  Pohon Tujuan      :

 
Ø  Diagram Venn (Analisa Organisasi) :
Nama Organisasi yang ada di Masyarakat
Urutan Organisasi yang paling berpengaruh / penting ( semakin penting organisasi maka ukuran lingkaran semakin besar)
1.      RT
2.      PKK
3.      Pengrajin
4.      Karang Taruna
1.      Pengrajin (lingkaran paling besar)
2.      RT (Lingkaran Besar)
3.      PKK ( Lingkaran kecil)
4.      Karang Taruna (Linngkaran Paling Kecil)
            ORBIT :
Menunjukan organisasi yang paling dekat dan mampu menangani masalah sanitasi. Paling mampu berarti paling dekat dengan tujuan (warna merah).



3.2. Pengalaman
Kegiatan Jambore Sanitasi Nasional 2014 berlangsung dari Minggu, 15 juni 2014 sampai Selasa, 24 Juni 2012 di Hotel Mercure Ancol Jakarta. Kegiatan ini sangat berkesan dan pengalaman yang tidak bisa dilupakan. Kegiatan jambore ini diikuti oleh 198 duta sanitasi provinsi dari 33 provinsi yang setiap provinsi mengirim 6 dutanya. Dari Propinsi Nusa Tenggara Timur diikuti oleh Tammy Laysandra atau saya sendiri (SMPK.St.Ursula Ende), Putra Boling Grimu (SMPN 1 SoE), dan Andini Kholfiyanti (SMPN 2 Kupang) dalam bidang poster, serta Prisilia Theresia Dapa (SMPK St. Vianey SoE), Stefani Lie (SMPN 2 Kupang), dan Galih Shinta Kurniawati (SMPN 1 Kefamenanu) dalam bidang karya tulis.
Selama kegiatan ini, kami banyak bertemu dengan teman baru dari seluruh Nusantara dan juga tokoh-tokoh Nasional dan terkenal di Indonesia. Untuk pemilihan duta sanitasi nasional 2014 sendiri diikuti oleh para duta sanitasi provinsi juara 1 karya tulis dan poster yang melewati tiga tahap penjurian yang ketiga tahap penjurian tersebut didominasi dengan kegiatan presentasi atau penyuluhan. Penjuriannya dilakukan oleh orang-orang yang berpengalaman dan hebat.
Untuk tahap penjurian kedua dan ketiga dilakukan secara terbuka sehingga semua peserta bisa melihatnya. Pada kegiatan inilah kami bisa menilai seperti apa duta dan cara presentasinya yang diinginkan oleh para dewan juri. Pada tahap terakhir akan mendapat 5 duta sanitasi nasional 2014. Bukan hanya duta sanitasi provinsi juara 1 karya tulis dan poster saja yang memiliki kesempatan untuk mengikuti kegiatan lomba, para duta sanitasi provinsi juara 2 dan 3 karya tulis dan poster juga memiliki kesempatan mengikuti lomba Cuma penyelenggaranya saja yang berbeda.
Kami mengikuti kegiatan membuat slogan dengan tema “Indonesia Berserri” yang diselenggarakan oleh Ibu-ibu SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu) yang pemenangnya adalah 5 pemenang wilayah barat dan 5 pemenang wilayah timur. Selain kegiatan perlombaan, ada juga berbagai macam kegiatan lainnya. Diantaranya adalah workshop, malam kesenian, silaturahmi, kunjungan lapangan dan juga Gema Indonesia Peduli Sanitasi.
Selama kegiatan, ada materi workshop dari banyak narasumber. Workshop pada hari Senin, 16 Juni 2014 mengenai teknik presentasi dan tips mengembangkan kemampuan presentasi dan kepercayaan diri oleh Kak Fonda Rafael, pembekalan mengenai potensi diri oleh Pak Arief Rahman dan pembekalan membangkitkan kreativitas anak untuk peduli terhadap sanitasi oleh Kak Seto. Workshop pada hari Selasa, 17 Juni 2014 mengenai pembekalan teknik mengemas pesan dari “Speak Indonesia”, pembekalan membatik di kain bekas oleh Mbaatik Yuuk, simulasi penghematan air oleh Direktur Pengembangan Air Minum, toilet bersih dan hemat air oleh ATI, serta sharing pengalaman duta sanitasi 2013 oleh Kak bella Puspita dan Kak Leon. Workshop pada hari Rabu, 18 Juni 2014 mengenai penanganan sampah 3R oleh Dr. Gamal Albinsaid, pemberdayaan kerja dan kunjungan lapangan oleh Toton, pojok duta sanitasi dan social media oleh Sri Murni Edi K. S. Kom, MM, serta penataan kota berwawasan lingkungan oleh M. Ridwan Kamil. Dan workshop terakhir, mengenai penanganan sampah 3R oleh Ibu Dewi.
“Apa yang terpikir dibenak kalian mengenai workshop? Membosankan, Mengantuk, Basi, Garing? Eits! Yang ini beda!”. Workshop-workshop yang kami lakukan selama itu sangat luar biasa dan berbeda karena mereka semua dapat menarik perhatian kami sehingga kami tetap bersemangat dan sangat menikmati apa yang mereka bicarakan hingga waktu terasa begitu singkat. Memang, ini semua karena mereka adalah narasumber yang luar biasa. Mereka semua telah memberikan kesan indah dan tidak bisa terlupakan kepada kami.
Setelah kegiatan makan malam juga terdapat malam kesenian yang dilakukan selama tiga hari. Setiap harinya ada provinsi-provinsi yang menampilkan kesenian daerahnya masing-masing. Ada yang menampilkan drama, menari, menyanyi dan ada juga yang lainnya. Malam kesenian ini juga sangat berkesan, dengan kegiatan ini, kami semua dapat menyaksikan kesenian dari seluruh nusantara dalam waktu beberapa hari saja. Walaupun diwaktu yang singkat, kami semua senang dan terpukau ketika melihat semua kesenian yang Indah, bagus dan menarik.
Hari Sabtu, 21 Juni 2014 merupakan kegiatan Gema Indonesia Peduli Sanitasi. Sehari sebelumnya juga kami telah melakukan gladi resik bersama  anak SD lainnya. Kegiatan “Gema Indonesia Peduli Sanitasi” berlangsung cukup melelahkan sekali dengan cuaca yang cukup panas namun kami semua cukup menikmatinya, kami semua bernyanyi dan menari dengan gembira. Pada acara ini juga dibuka oleh para menteri dan juga terdapat pameran.
            Sehari sebelum kunjungan ke Istana Negara dan Kemendikbud, kami kami juga mendapatkan untuk bermain bersama di arena DUFAN dengan gratis, hitung-hitung buat refreshing kami juga. Setelah semua rangkaian workshop, malam kesenian, dan perlombaan telah usai akhirnya tiba saatnya acara puncak yaitu penobatan 5 duta sanitasi nasional 2014 beserta 10 pemenang Lomba SIKIB oleh Ibu Ani Yudhoyono. Kegiatan ini merupakan juga silaturahmi kepada Ibu Negara yang dilakukan di IstanaNegara. Setelah acara penobatan, kami semua melakukan sesi foto bersama dan di jamu dengan berbagai macam makanan.
Setelah kami telah kembali ke hotel, kami berfoto bersama untuk pembuatan buku kenang-kenangan. Foto saat waktu bebas untuk kami semua melakukan kegiatan yang pastinya harus selalu bersama pendamping. Saya dan kontingen provinsi NTT lainnya melewati hari ini dengan tertawa gembira. Malamnya merupakan kegiatan penutupan dan juga pengukuhan terhadap semua Duta Sanitasi Provinsi 2014 dari seluruh nusantara. Mengikut Jambore Sanitasi Nasional 2014 merupakan pengalaman yang sangat berkesan da tidak bisa dilupakan. Banyak sekali kenangan indah dan manis dibaliknya yang akan selalu tersimpan. Hingga walaupun kini kami semua sudah berpisah ke daerah masing-masing, kami masih melakukan komunikasi melalui jejaring sosial dengan sangat baik. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung hingga dapat mengikuti kegiatan ini, seperti kedua orang tua, teman dan juga guru-guru beserta sekolah.

3.3. Pemenang Lomba
Ibu Negara Ani Yudhoyono didampingi Herawati Boediono dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto serta ketua Sikib Ratna Djoko Suyanto menobatkan Duta Sanitasi Nasional di Istana Negara pada tanggal 23 Juni 2014.
Berikut 5 orang duta sanitasi nasionla 2014 yang telah dinobatkan dan mendapat berbagai penghargaan.
        I.            Sabrina Salwa Sabila, Siswi SMPN 1 Sampit, Kalimantan Tengah
      II.            Putu Dea Indah Kartini, SMPN 1 Denpasar, Bali
    III.            Siti Nur Rahmawati, Banten
    IV.            Joel Dolovart Pesiwarissa, Maluku
      V.            Belinda Phelia, Kalimantan Barat
Sedangkan, pemenang Lomba Slogan Indonesia Berserri yang di umumkan oleh ketua SIKIB Ratna Djoko Suyanto, bersamaan dengan duta sanitasi nasional 2014 di Istana Negara, terbagi menjadi 2 bagian, yaitu wilayah Barat dan wilayah Timur.
Wilayah Barat             : I.   Muhammad Hambali dari  Sumatera Utara
                                        II.  Yuli Kemalasari dari DIY
                                        III. Pocut Nurulia Zuliza dari Aceh
                                        IV. Afif Nauval Luthfi dari Riau
                                        V.  Mardiana Sari dari Aceh.
Wilayah Timur             : I.  Putu Karin Prataya Larasati dari Bali
                                        II.  Azzahra Aisyiah F., dari Kalimantan Timur
                                        III. Nayen Gita Ayodya Ayunda dari NTB
                                        IV. Syahrul Ramadhan dari Sulawesi Tengah
                                        V.  Chairunnisa dari Papua


BAB IV.
PENUTUP

4.1. Maskot Jambore Sanitasi
SI GERUS BERTOGA
Penjelasan :
·         SI GERUS        = SI (Orang)
    GE (Gerakan)
    RUS (Urus Sanitasi)
·         Toga dan pensil serta tas sekolah menggambarkan aktivitas anak sekolah.
·         Warna kuning, oranye, biru, dan hijau adalah warna-warna yang digunakan pada symbol pemukiman layak huni.

4.2.   Pesan Kepada Pembaca
“Melalui makalah ini saya berharap agar para pembaca lebih menyadari arti penting dari sanitasi lingkungan. Saya menaruh harapan yang tinggi kepada para pembaca untuk menjadi “pelaku” dalam mensosialisasikan sanitasi. “
Berikut kata-kata mutiara dari sumber  yang saya temukan kepada para pembaca:
Forumhijau.com - Kata-kata bijak ini dibuat untuk menjadikan bumi terpelihara ekosistemnya, menuju bumi yang lebih baik, mengurangi pemanasan global yang semakin meningkat, dan menjadikan motivasi untuk selalu menyayangi bumi beserta isinya.
1. Aku tercipta untukmu wahai manusia, rawat dan jagalah agar kamu tetap hidup
2. Tugasku hanya bertasbih kepada Tuhan dan kehidupanku hanya untukmu wahai manusia
3. Jika kau merawat aku hari ini artinya kau menyiapkan kehidupanmu 20 tahun ke depan
4. Selembar daunku berarti secercah kehidupanmu
5. Kau dan aku tak bisa dipisahkan karena kita saling membutuhkan
6. Jika aku tidak disiram aku akan layu dan mati, itu berarti awal deritamu
7. Jika aku tidak disiram aku masih dapat berharap dari hujan, tapi jika aku mati kau tak dapat berharap dari siapapun.
8. Kau hidup perlu oksigen dan akulah produsennya
9. Kau mengeluarkan racun akulah yang membersihkannya
10. Jika dahanku kau petik pasti patah tapi kau telah kehilangan sebagian hidupmu
11. Aku hidup berbunga berbuah bukan untukku tapi untukmu
12. Setetes air mungkin tak berarti bagimu tapi sangat bermakna bagiku
13. Kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang , tapi kita meminjamnya dari anak cucu
14. Cintailah apa yang kau miliki dan milikilah apa yang kau cintai
15. Jika anda tak disibukkan dengan ha-hal besar pasti anda akan disibukkan dengan hal-hal kecil.
16. Pohon yang berebut sinar matahari di hutan pasti lebih kuat dari pada pohon pakis yang berlindung di balik pohon lain
17. Pohon selalu mendoakan keselamatan bagi manusia yang tangannya ringan untuk merawatnya


4.3. Album Dan Foto Kenangan






BAB V.
DAFTAR PUSTAKA


buku program jamboree sanitasi 2014